more-share forum

Ingin kurus ? Kurangi Karbohidrat!

Mitos yang sering kita dengar tentang ingin kurus adalah,” Kurangi makan nasi karena nasi mengandung banyak karbohidrat.” Atau yang lebih ekstrem, ” Jangan makan karbohidrat. Makanlah lebih banyak protein karena protein tidak di simpan oleh tubuh, tetapi dibuang .”Pada kenyataannya , menguruskan badan tidak  semudah mengurangi karbohidrat saja.

Karbohidrat adalah salah satu dari tiga sumber energi utama . Dua lainnya, lemak dan protein . Mendengar kata karbohidrat , besar kemungkinan , kita langsung membayangkan nasi putih, besar kemungkinan , kita langsung membayangkan nasi putih, gula, roti, pasta, dan semacamnya —karbohidrat jelek . Tetapi tahukah Anda bahwa sayur-sayuran juga karbohidrat? Begitu pula buah-buahan , gandum , dan masih banyak lagi . Anda ingin sehat dan langsing , jelas harus mengonsumsi karbohidrat- baik ini, terutama karena mereka mengandung phytonutrient.

Phytonutrient adalah nutrisi yang bersifat menyembuhkan . Sangat penting untuk kesehatan . Nutrisi ini mengandung antioksidan , mengaktifkan pembakaran lemak dalam tubuh, dan memperlambat proses penuaan dini .

Coba kita analisis apa  yang akan terjadi saat kita mengonsumsi karbohidrat . Karbohidrat adalah sumber gula dalam diet. Jika gula berdiri sendiri di dalam, misalkan, minuman bersoda , akan sangat berbahaya bagi tubuh . Tetapi gula bersama dengan teman -temannya , seperti serat, vitamin, mineral, phytonutrient, yang bisa ditemukan dalam makanan yang tidak diproses , akan dapat membantu kita menurunkan berat badan .

Setelah mengonsumsi gula dalam bentuk apa pun, pankreas akan meproduksi hormon yang disebut insulin . Tugas insulin adalah membantu pengiriman gula ke dalam sel tubuh . Di dalam sel, gula di ubah menjadi energi . Dengan kata lain , semakin banyak sel dalam tubuh, pembakaran semakin tinggi. Itu berarti  ingin kurus harus berlatih beban juga . Sisa gula yang dikonsumsi secara berlebih , yang tidak dibutuhkan oleh sel tubuh, akan disimpan sebagai cadangan .

Sekali mengonsumsi gula, pankreas kita akan memproduksi insulin secukupnya untuk transportasi distribusi energi. Kita makan gula lagi. Sedikit. Hal yang sama akan terjadi. Begitu seterusnya , tanpa kita sadari. Masalah akan muncul jika terlalu banyak gula di konsumsi . Ketika kita makan gula dalam jumlah yang cukup tinggi, terutama jenis gula yang diserap dengan cepat , maka kadar insulin dalam darah akan meningkat dengan cepat. Lama- kelamaan, tubuh menjadi kebal terhadap situasi ini. Disebut dengan kekebalan insulin ( insulin resistance ) .

Semakin sering terulang, tubuh semakin kebal. Semakin lama semakin kebal hingga akhirnya tubuh tidak sensitif terhadap hormon insulin. Lalu apa yang akan terjadi ? Pankreas berusaha memproduksi insulin secara berlebih untuk menanggulangi situasi. Ini akan menciptakan siklus yang berbahaya . Ketika tubuh memiliki kadar insulin yang lebih tinggi dari pada gula yang ada, tubuh akan memerintahkan kita untuk mengonsumsi gula dengan kadar berlebih untuk menyeimbangkan kadar insulin . Namun , setiap kali mengonsumsi gula, kadar insulin akan naik lebih tinggi lagi.

Kondisi ini menyebabkan kebutuhan tubuh akan gula -berlebihan, terus meningkat . Terus seperti itu . Saat hal itu terjadi , tubuh akan menyimpan gula yang berlebih ( yang tidak dibakar oleh sel tubuh ) menjadi lemak, yang akan memperlambat metabolisme .

Jadi, mulai saat ini perhatikan tipe karbohidrat yang Anda santap. Karbohidrat yang berbeda akan diubah menjadi gula dengan kecepatan yang berbeda pula . Saat kita membanjiri tubuh dengan gula, kadar insulin akan meningkat dengan drastis, selain sangat berbahaya, juga menyebabkan tubuh kita kebal lebih cepat .

Ada beberapa tipe karbohidrat yang dibakar lebih pelan , yang membutuhkan waktu lebih lama untuk diubah menjadi gula sehingga kadar insulin lebih stabil dari waktu ke waktu. Ini menjadikan tubuh kita lebih sehat. Dan metabolisme berjalan lebih optimal .

By DENNY SANTOSO

  Binaraga Shop

[View All]
on sale!

Noni Capsules

Disc 20 % Off
Rp 190000
Rp 180,500
Disc 20 % Off
Rp 436000
Rp 414,200
on sale!

EstroLogic

Disc 20 % Off
Rp 550000
Rp 522,500
on sale!

Fish Oil

Disc 20 % Off
Rp 525000
Rp 498,750