Menu

Konsumsi pangan kita menentukan kondisi usus kita

0 Comment

yang baik maupun buruk, penting bagi kesehatan. Tiap hari, makanan yang kita makan harus diubah menjadi energi. Usus melakukan tugas vital itu; di sana makanan yang kita makan dicerna dan diserap oleh pembuluh-pembuluh darah yang meghubungkan usus dengan sel-sel di sekujur tubuh. Keseluruhannya, empat puluh sampai enam puluh triliun sel, membentuk seorang manusia– satu makhluk hidup.

Usus juga merupakan salah satu tempat enzim dibuat dalam tubuh. Enzim adalah pendorong semua kegiatan dalam sel-sel kita. Agar penuh daya hidup, sel-sel sekujur tubuh harus aktif dan membangkitkan tenaga. Anda sudah dengar berkali-kali: You are what you eat–Anda adalah apa yang Anda makan. Barangkali pernyataan itu sudah begitu sering diulang sampai-sampai tak lagi bisa menarik perhatian Anda, tapi tetap saja pernyataan itu benar. Apa yang Anda makan (dan bagaimana cara Anda makan) memengaruhi tubuh dan Akalbudi Anda.  Saya percaya perawatan kesehatan harus bermula dari sistem pencernaan dan makanan yang kita masukkan kedalamnya. Kalau menggunakan sudut pandang usus, Anda akan tahu mengapa sebagian saran gizi yang sudah dikenal baik sebenarnya berbahaya untuk banyak orang. Yang lebih penting, Anda akan belajar apa yang baik untuk dimakan dan mengapa. Anda juga akan belajar bagaimana mendengarkan dan menanggapi badan Anda  sendiri dan menyadari bahasa usus Anda untuk meningkatkan kesehatan Anda secara dramatis.

Jika Anda menjalani Diat ekstrem,  tanpa memikirkan kesehatan usus Anda, bisa saja Anda berhasil mengurangi berat badan. Jika berat badan Anda turun 2 kilogram lebih dalam sebulan, maka boleh jadi Anda merasa berhasil dan itu bisa mendorong kepercayaan diri Anda.  Tapi, kecuali kalau metode diet itu mencakup perubahan ke gaya hidup sehat, Anda tak bisa mencapai kecantikan sejati. Bila Anda mendapat tambahan kepercayaan diri dari prestasi seperti itu, maka itu hanya sementara. Setelah beberapa lama, berat badan yang hilang akan kembali lagi, sehingga Anda pun terpaksa mencoba cara diet baru. Penyebab tak tahan lamanya efek sebagian besar diet adalah karena tidak memperbaiki usus, yang merupakan dasar kesehatan tubuh.