Menu

Memiliki Motivasi Untuk Sehat Bag. 3

0 Comment

Fitnes: Gaya Hidup Sehat, Tak Harus Binaraga
Banyak orang yang memiliki kesalahpahaman terhadap arti kata “fitnes”. Asosiasi keliru mengenai arti kata inilah yang ironisnya lebih banyak beredar selama ini daripada asosiasi benarnya. Oleh sebagian besar orang, fitnes adalah aktivitas angkat-angkat besi yang hanya dilakukan oleh pria berusia muda yang ingin membesarkan badan.
Padahal sebenarnya, definisi dari kata “fitnes” itu sendiri adalah “kebugaran” atau kalau boleh lebih berani dielaborasi, fitnes juga berarti “lebih dari sekedar sehat”. Dan gaya hidup fitnes pada dasarnya adalah gaya hidup yang melibatkan kegiatan ataupun aktivitas yang membuat orang menjadi lebih bugar, di mana 3 komponen utamanya yang perlu dijalankan secara teratur, seimbang, dan konsisten:

  1. Olahraga
  2. Nutrisi
  3. Istirahat

Pada dasarnya, orang yang bermain bulutangkis, tai chi, ataupun berenang untuk mencari sehat sudah secara tidak sadar sedang menjalankan gaya hidup fitnes. Demikian juga mereka yang mencoba menghindari gorengan, mencoba menjalankan diet tertentu, atau memutuskan untuk berhenti dari candu, alkohol, dan rokok.
Latihan (beban dan aerobik) hanyalah salah satu elemen dari gaya hidup fitnes. Yang secara kebetulan sekali, apabila dijalankan secara terstruktur dan konsisten, akan menawarkan banyak manfaat kesehatan bagi siapa saja yang melaksanakannya. Berbagai studi ilmiah telah membuktikan dan menganjurkan latihan beban sebagai aktivitas yang berguna untuk:

  1. Mencegah keropos tulang dan penyusutan tubuh pada orang-orang berusia lanjut
  2. Memperlambat proses penuaan
  3. Meningkatkan profil hormon dan libido
  4. Meningkatkan imunitas tubuh terhadap penyakit
  5. Mencegah dan mendukung terapi terhadap penyakit pembunuh terbesar manusia: diabetes, stroke, penyakit jantung, dan kanker
  6. Meningkatkan performa atlit di berbagai cabang olahraga
  7. Memperlancar peredaran darah, nutrisi, dan oksigen ke seluruh tubuh

Binaraga, adalah aplikasi gaya hidup fitnes yang tertinggi. Dan setiap orang memiliki pilihan untuk mengaplikasikan gaya hidup fitnes ini berdasarkan level yang dianggap cocok bagi aspirasinya, kondisi tubuhnya, tujuan fisiknya, maupun kapasitasnya. Tidak semua orang harus berorientasi pada binaraga untuk menjalankan gaya hidup fitnes, tetapi semua orang yang ingin berorientasi pada binaraga harus menempuh gaya hidup fitnes. Lebih sederhananya, orang fitnes tidak harus binaraga, tetapi kalau orang mau binaraga maka harus fitnes.
Hanya ada 2 prinsip usaha yang berhubungan dengan kesehatan,
usaha-usaha yang membuat kesehatan kita semakin berkurang dan usaha-usaha yang membuat kesehatan kita semakin membaik.
Tidak ada hal di tengah-tengah yang membuat kesehatan kita konstan atau tetap. Dan mungkin ada baiknya kita merenungkan, prinsip usaha manakah yang sedang kita tempuh sekarang ini?
Konklusi
Sehat itu nikmat, sehat itu mahal. 3 faktor utama kesehatan: olahraga teratur, nutrisi teratur, istirahat teratur. Mudah untuk diucapkan, sulit untuk dijalankan. Dan kalau boleh mengutip filosofi sukses Pak Andrie Wongso, maka kita semua tinggal mengganti kata “Kesuksesan” menjadi “Kesehatan” agar kesuksesan yang menjadi hak kita semua benar-benar bisa disadari, diinginkan, dan diperjuangkan dengan sepenuh hati.